Tulisan

Kamis, 30 Januari 2014

Kesabaran yang Abadi

Ingatlah ingatan, dimana awal ialah menuju sebuah akhir.
Kacamata membalut kedua bola mata kilau permata.
Baju batik diselingi celana coklat pemantik nuansa kebangsaan.
Tak habis pikir kami terlalu sering membuat salah, sedang Beliau tak henti tersenyum bagaikan kami tak punya salah.
Kecewa-kah beliau, sedih-kah beliau...
Kukira ia tetap tersenyum tenang meski kini telah terbang,menghilang.
Satu hal yang engkau sisakan dan hidup disekujur ingatan, bahwa kesabaran ialah proses lain untuk kebahagian.

Percayalah ada yang lain yang telah Dia ciptakan untuk kesabaranmu, 
"Kebahagian Abadi dalam Nirwana"

Kamis, 26 Desember 2013

Lain Perumpamaan

Denting jam mulai bersahutan,
sunyi senyap mulai berdatangan,
malam semakin terasa mati,
setelah kepergianmu tinggalkan sepi

                             Ingatlah kekasih, kita mencinta ibarat angin,
                             bertiupan kesana kemari lantas pergi.
                             Atau bahkan mencinta seperti bunga,
                             meski nampak ayu namun pada akhirnya tetap layu.

Tapi kita mencinta bukan seperti itu,
kita mencinta untuk melebur rasa,
untuk saling mengisi kekosongan jiwa dan raga
agar terkabul bahagia.


Temu Sesaat

Dari lubuk hati yang mulai bosan,
dari segala lelah yang mengusik angan,
sadarkah engkau tuan puan,
kerinduanku menjelma ibarat kesunyian

                                            Sadarkah engkau kekasih, raga kita terpasung jarak.
                                            meski jiwa kita melekat dalam awan yang ber-arak,
                                            tapi ketahuilah raga tanpa jiwa ialah kehampaan,
                                            begitupula jiwa tanpa raga ialah kesunyian.

Bagaimana engkau tahu aku,
jika engkau hanya datang lantas berlalu.
Bagaimana engkau pahami aku,
jika engkau hanya  berkunjung untuk membuang masa lalu.

                                            Seperti malam, diriku terlalu sunyi
                                            untuk engkau singgahi, untuk engkau temui.
                                            Tapi percayalah, sosok temu terwakilkan oleh doa,

                                            disetiap akhir rakaat, disetiap pilinan tasbih yang sesaat

Rabu, 25 Desember 2013

Ketiadaan-mu

Berapa kali harus kuucap cinta,
berapa kali harus kuucap sayang,
jika hatimu masih terpenjara,
jika hatimu masih dalam kenang

         
                             Biarlah senyap malam menjadi saksi bisu,
                             tentang kita yang dihadapkan waktu,
                             tentang kita yang membasuh pilu,
                             walau sebatas merangkul bahu

Ketahuilah, aksara tak bisa terdiam
sesaat setelah engkau tinggalkan muram,
pada pemuda yang memujamu,

pada pemuda yang  memujq ketiadaanmu~

Lebih dekat dari aku?

Pada pertengahan malam,
aku larut dalam kesepian yang mencekam,
bukan lengkingan anjing ataupun decit hewan malam
melainkan sosok hitam legam berwajah kusam…
                            
Kucoba menyentuhnya, begitupula ia menyentuhku
                             Kucoba mendekatinya, begitupula ia mendekatiku
                             Suara samar terdengar mencekam
                             Nafas memburu berusaha mencengkeram

Tersadarlah siapa itu,
bayangan diriku,
bayangan jiwaku,
aku dan penyangga ragaku~

Bayang Kenang~

Di kota ini langit menggulung senja
lampu lampu betebaran menyala jingga
sudut sudut mata tertera aura fana
entah apa yg terlihat, samar samar bermakna
Lengkung senyum dibibir merah
gadis manis berwajah cerah
kau-kah itu yg kucari gadis pembawa berkah?
atau hanya sebatas pemberi susah? 
Entahlah, di malam tenang aku mengenang, 
di langit terang aku benderang, 
kunang kunang bernyanyi riang, hapus senyap senyap hingga hilang~

Jumat, 19 Juli 2013

Beberapa Faktor Smartphone Anda Nge-drop

Smartphone anda sering nge-drop itu adalah hal biasa dalam penggunaan smartphone,terutama dalam penggunaan yang aktif(online,gaming,dan open program yang high). Nah setelah saya cari-cari ketemu juga  beberapa faktor tersebut dan saya angkat disini cekidot dah 

1. Faktor Batere itu sendiri

Yang termasuk ke dalam faktor batere, di antaranya :

a) Usia pemakaian batere yang sudah cukup lama, misalnya sudah berumur 2 atau 3 tahun pemakaian atau lebih.(Ngga menutup kemungkinan satu tahun keatas juga bisa )

b) Batas limit pemakaian sudah tercapai, misalnya garansi limit pemakaian (dari pihak produsen) batere tersebut 2 tahun padahal sudah kita pakai 2,5 tahun ya jelas udah lewat dong . Ya memang sudah saatnya perlu diganti karena sudah over dosis pemakaiannya .

c) Batas limit pengecasan sudah terpenuhi, misalkan garansi charge baterai (dari pihak produsen) dicas hanya sampai 500 kali pengecasan setelah itu akan drop/rusak dan tentu perlu diganti dengan yang baru. 

d) Penggunaan batere yang bukan Genuine alias Original. Diakui atau tidak batere Ori dengan batere aspal tentu kinerja dan performanya jelas berbeda. Yang sudah pernah menggunakan keduanya tentu akan bisa membedakannya . Kalau wong cerbon bilang “Ana rega ana rupa 

e) Terjadi kerusakan fisik pada batere yang menyebabkan kinerja batere menurun, misalnya retak/pecah, gembung, bocor, berlobang, cuil atau gepeng terlindas ban truk… hehehe 

f) Kesalahan konstruksi batere alias cacat product , artinya batere tersebut memang pembawaan sejak kita beli memang sudah soaks/tidak sempurna pembuatannya . Mungkin terjadi kekeliruan dalam produksinya, pengepakan, transportasi, dan entah darimana sebabnya. Makanya meskipun baru tapi kinerja tidak maksimal. Tetapi hal ini sangat jarang terjadi karena setiap produsen sudah menerapkan Quality Control terhadap produk-produknya. Seandainya terjadi pun semisal dicas selama apapun tidak mau penuh, 2 jam full 10 menit udah abis, dll dalam kondisi batere tersebut masih baru biasanya diganti baru sebagai garansi perusahaan. Jadi Sobat tidak perlu khawatir 
2. Faktor Human

Faktor human artinya faktor manusianya alias si pemakai. Yang termasuk faktor human ini di antaranya :

a) Tempo pengecasan yang kurang benar

Tanpa kita sadari kadang kita melakukan pengecasan batere yang kurang benar yang tidak dianjurkan, di antaranya :

* Waktu pengecasan kurang dari waktu yang semestinya. Pada batere baru misalkan dianjurkan 8 jam waktu pengecasan tetapi karena suatu sebab baru 3 jam pengecasan ponsel sudah kita gunakan dan pengecasan pun terpaksa kita hentikan. Sedang pada batere lama waktu pengecasan maksimal hanya sampai indikator pengecasan penuh (full charge). Kurang dari itu tidak disarankan karena bisa menyebabkan menurunnya kinerja batere.

** Waktu pengecasan yang melebihi batas yang disarankan. Misalnya pada batere baru disarankan pengecasan 8 jam non stop, tetapi karena suatu sebab (lupa) pengecasan ngelantur sampai melebihi 8 jam bahkan ada yang sampai bangun kesiangan…. 
 . Akibatnya performa batere terganggu atau yang lebih fatal batere “hamil” alias menggelembung (bocor/pecah) karena panas yang mengembangkan sel baterai dan lempengan seng selimut sel baterai. . Sekali dua kali mungkin belum terjadi efek apa-apa tetapi jika tindakan seperti itu terus berulang tentu akan terjadi hal yang tidak kita inginkan. 

Sedangkan pada batere lama, pengecasan hanya disarankan sampai indikator batere ponsel penuh (full charge) tidak lebih. Andai melebihi batas waktu pengecasan yang disarankan, maka ‘resiko ditanggung penumpang‘…..hehehe .

Secara normal, baterai butuh waktu untuk isi ulang hanya sekitar 1 jam 55 menit hingga 2 jam saja, untuk jenis batre Li-ion (Lithium lon) atau Litium Polymer dibawah 1500 mAh. Memang ada sih baterai yang butuh waktu lama, sekitar 4 sampai 6 jam dalam pengisian ulangnya seperti baterai yang dapat bertahan 12 hingga 20 hari standby. Misalnya baterai pada ponsel Lenovo p770 dengan jenis batre Li-ion 3.7v kapasitas 3500 mAh. baterai ini butuh waktu isi ulang (jika masih keadaan normal) 3 sampai 4 jam untuk berhentinya indikator pengisian baterai pada layar ponsel. Sehingga penggunaan waktu talk-timenya dapat mencapai 3 - 4 hari.

b) Melakukan pengecasan tidak pada saat yang tepat

- Mengecas batere ponsel saat indikator batere dalam keadaan vakum alias 0 (nol), bahkan ada yang lebih tragis pada saat ponsel mati sendiri kehabisan daya. Lebih sadis lagi, udah tau setengah mati kaya gitu sambil dicas masih juga dimainin aja(pemerkosaan namanya gan ). Selain mengakibatkan memperlama waktu pengecasan, tindakan tersebut bisa mengakibatkan menurunkan performa/kinerja batere ponsel dan lebih parah lagi baterai rusak tidak mau diisi ulang 
Jadi kalo ngisi batre jangan sambil pake telepon , muter mp3 atau maen game kalo bisa. Walaupun li-ion memiliki pengaturan yang baik saat pembagian arus masuk dan keluar tapi ditakutkan arus keluar yang besar akan dapat menurunkan kwalitas batre. Bahaya lagi kalo korslet bisa meledak tuh batre  (tapi kemungkinannya kecil banget kok hehe )

- Terlalu cepat mengisi baterai => Sebelum ada pemberitahuan bahwa isi dari baterai akan segera habis (low-battery/lobet). Mengecas batere ponsel pada saat indikator batere masih penuh atau masih separo penuh, hal ini juga tidak disarankan, karena selain pemborosan listrik  lagi-lagi bisa mengakibatkan over daya (batere bisa menggelembung-bocor) sehingga malah menurunkan kinerja batere ponsel.

c) Cara pengecasan yang kurang benar

- Menggunakan alat mengecas (charger) yang tidak sesuai spesifikasinya (voltasenya, outputnya de-el-el).

- Menggunakan alat mengecas (charger) yang tidak orisinil atau pun charger modif

- Menggunakan alat mengecas (charger) yang sudah rusak/korslet

- Terlalu cepat melepaskan baterai yang sedang di cas / lepas-masukin charger

- Jangan mengisi batre didalam mobil karena listrik mobil itu ga bagus kadang naik dan naik turun teganganya, hindari pengisian baterai mobil terlalu sering karena arus aki mobil tidak sestabil listrik. Gunakan saat keadaan terdesak saja. 

d) Penempatan ponsel yang tidak disarankan

- Jangan biarkan ponsel berada di tempat yang panas, seperti diatas dashboard mobil. 

- Jika anda berada di area dimana tak ada jaringan, sebaiknya matikan ponsel anda. ponsel mencari jaringan (sinyal) juga membutuhkan banyak energi baterai. atau gunakan mode pesawat terbang, ketika sinyal buruk atau ketika Anda di bawah tanah. Hal itu akan menghentikan ponsel mencari sinyal dan menghemat baterai yang tersisa.

3. Faktor Ponsel

Faktor ponsel yaitu faktor yang berasal dari fitur ponsel itu sendiri. Yang termasuk faktor ponsel, diantaranya :

a) Settingan ponsel yang memboroskan batere, misalnya :

- setting speaker loud atau level sangat keras. Jika anda sedang menunggu telepon masuk, sebaiknya gunakan nada dering yang tidak panjang melodinya. Selain itu, kecilkan juga volumenya.

- setting getar selalu on. Jika memang ngga dibutuhkan, lebih baik matikan saja fasilitas getar pada ponsel. Misalnya ketika sedang berada dirumah atau di mobil.

- setting nada dering level maksimal. sebaiknya anda tidak menggunakan fasilitas melodi dan getar secara bersamaan. Karna ini sangat menguras batere anda.

- dual chips/operator yang keduanya aktif semua (baik GSM atau CDMA). Mode 3G selalu aktif pun bisa menguras baterai sebaiknya jika tidak untuk download lock sinyal di 2G.

- setting bluetooth/wifi/GPS on terus saat tidak dipake(lupa dimatikan ?).

- setting camera dengan suara dan flash nyala. matikan jika tidak diperlukan.

- setting internet GPRS/3G tetap on pada saat anda tidak membutuhkannya. Matikan koneksi internet ponsel pada saat anda tidak membutuhkannya(fitur auto push email,facebook,dll akan menyedot batere). Misalnya pada malam hari. Informasi akan dapat tetap anda terima melalui SMS.

- Timer Auto turn off/Lock screen terlalu lama. Juga setting screen saver aktif pada layar ponsel anda juga mengurangi daya batere.

- Kecerahan layar terlalu tinggi. Redupkan layar seredup mungkin tetapi gambar tetap terlihat jelas. kalau ampe ga keliatan, gimana makenya...  bisa juga dengan menggunakan mode auto-brightnes.


b) Menggunakan ponsel yang memboroskan batere: 

- Terdapat 2 program atau lebih yang berjalan di background secara bersama-sama. Bila ponsel anda mempunyai banyak aplikasi, tutup aplikasi tersebut bila sudah selesai menggunakannya. Cara lain bisa gunakan auto Task-Killer.

- Bermain game di ponsel anda, karena bermain game di ponsel dapat menguras baterai dengan cepat.

- Mendengarkan musik MP3 juga dapat menguras baterai anda. Jadi gunakan betul-betul saat anda menginginkannya.

- Menyalakan ponsel secara non stop walaupun tengah malam/waktu istirahat tetap menyala.
**Jika anda sedang mengecas batere, sebaiknya ponsel dlm keadaan mati. Jika ponsel menyala akan terjadi arus keluar masuk secara bergantian yang akibatnya akan merusak molekul dalam baterai. Ini juga akan mengakibatkan terjadinya memori effect pada baterai. Apalagi saat kita mencharge, lantas ponsel digunakan untuk koneksi, itu akan menambah beban pada proses kimia dalam baterai.

- Terlalu sering mematikan ponsel dan menyalakan kembali. Setiap anda menyalakan ponsel, saat booting maka ponsel anda akan mencari jaringan, meloading sistem dan aplikasi, dll hal ini sangat menguras baterai anda sampai 1 jam waktu siaga. Kalo hp ga digunain / kondisi mati selama beberapa hari alangkah baiknya battre dilepas dari hpnya.

- Menutup bagian atas ponsel ketika ponsel sedang digunakan. Ini yang sering telewatkan, Pada bagian tersebut terdapat antena yang bila ditutup akan mempengaruhi mutu panggilan. Selain itu juga dapat menyebabkan ponsel beroperasi pada tingkat daya yang lebih besar sehingga memperpendek ketahanan waktu siaga dan bicara.

- Pemakaian nelpon yang mencapai 2 jam perharinya.
hal ini juga mempunyai efek lain, yaitu kuping kita menjadi panas karena radiasi dari sinyal HP dan juga baterai bisa menjadi gendut karena panas dan di pake terus - menerus.

c) Terjadi kerusakan pada bagian ponsel yang mengakibatkan boros batere

- Terjadi gangguan/keruskan pada bagian PA (Penguat Antena) bisa karena karat, putus jalur, bad conector,dsb. Biasanya mengakibatkan waktu searching signal jadi tersendat dan lama sehingga menguras daya batere. Solusi untuk hal ini adalah reblower atau ganti PA, namun jika tidak ditangani oleh tenaga profesional ahli maka tingkat keberhasilannya kecil dengan resiko ponsel mati total (nggak nakut-nakutin lho..).

- Terjadi gangguan/kerusakan pada bagian charge conector. Bisa karena kotor, karat/korosi atau sebab yang lain. Akibatnya pengecasan tidak sempurna dan hasilnya pun kurang optimal sehingga performa batere kurang maksimal

Yak beberapa faktor itulah yang menyebabkan smartphone anda nge-drop semoga bermanfaat, ingat saya sekali lagi hanya mengangkat ilmu ini dari SINI Semoga membantu.