Tulisan

Kamis, 30 Januari 2014

Kesabaran yang Abadi

Ingatlah ingatan, dimana awal ialah menuju sebuah akhir.
Kacamata membalut kedua bola mata kilau permata.
Baju batik diselingi celana coklat pemantik nuansa kebangsaan.
Tak habis pikir kami terlalu sering membuat salah, sedang Beliau tak henti tersenyum bagaikan kami tak punya salah.
Kecewa-kah beliau, sedih-kah beliau...
Kukira ia tetap tersenyum tenang meski kini telah terbang,menghilang.
Satu hal yang engkau sisakan dan hidup disekujur ingatan, bahwa kesabaran ialah proses lain untuk kebahagian.

Percayalah ada yang lain yang telah Dia ciptakan untuk kesabaranmu, 
"Kebahagian Abadi dalam Nirwana"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar