Denting jam mulai bersahutan,
sunyi senyap mulai berdatangan,
malam semakin terasa mati,
setelah kepergianmu tinggalkan sepi
Ingatlah
kekasih, kita mencinta ibarat angin,
bertiupan
kesana kemari lantas pergi.
Atau
bahkan mencinta seperti bunga,
meski
nampak ayu namun pada akhirnya tetap layu.
Tapi kita mencinta bukan seperti itu,
kita mencinta untuk melebur rasa,
untuk saling mengisi kekosongan jiwa dan raga
agar terkabul bahagia.